Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2015

Pemain Muda Barcelona Unjuk Bukti

SKUAT muda Barcelona yang tergabung dalam Barcelona B unjuk gigi di leg kedua 32 besar Copa del Rey, kemarin dini hari. Mereka membantu skuat utama untuk mencukur Huesca 8-1 di Nou Camp sehingga Blaugrana melenggang ke 16 besar dengan agregat kemenangan 12-1. Pemain-pemain, seperti Jordi Masip, Sergi Roberto, Sergi Samper, Rafinha, Munir, Sandro Ramirez, dan Adama Traore bergantian merumput di laga itu. Nama terakhir bahkan membuat gol debutnya bersama tim utama hanya 4 menit setelah turun dari bangku cadangan menggantikan Munir. “Saya berterima kasih kepada Luis Enrique atas kesempatan ini. Merupakan kehormatan bagi pemain muda mana pun bisa berbagi ruang ganti dengan pemain kelas dunia,“ ujar striker berusia 18 tahun yang mencetak gol di menit ke-78 itu. Traore hanyalah satu dari tiga pemain Barcelona B yang mencatatkan nama di papan skor malam itu. Selain anak muda kelahiran Spanyol tersebut, Sergi Roberto terlebih dahulu menceploskan satu bola di menit ke-29. Rekannya yang lain, Sa...

Saatnya Thailand Akhiri Puasa Gelar

THAILAND berpeluang untuk kembali menjadi juara Piala AFF. Terakhir tim `Negeri Gajah Putih' itu untuk menjadi kampiun 12 tahun lalu (2002) dengan mengalahkan Indonesia di final lewat adu penalti. Kali ini skuat Kiatisuk Senamuang itu memiliki skuat yang lebih baik ketimbang Malaysia yang akan dihadapi di babak final. Leg I akan berlangsung di Stadion Rajamangala, hari ini. Laga kedua akan digelar di Stadion Bukit Jalil, Sabtu (20/12). “Kami ingin kembali memenangi gelar juara untuk mengakhiri puasa gelar selama 12 tahun. Kami hanya dua pertandingan lagi dari mendapatkan gelar juara. Jadi, kami akan berlatih keras untuk laga final,“ ujar Kiatisuk kepada Bangkok Post. Untuk mendongkrak semangat tim, Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) akan mengguyur pemain dengan bonus sebesar US$701 ribu (Rp8,8 miliar) jika menjadi juara. Jika melihat statistik, Kiatisuk--yang seangkatan dengan Kurniawan Dwi Yulianto -mempunyai catatan bagus saat bertemu Malaysia ketika menjadi pemain atau pelatih.P...

Ander Herrera Diduga Terlibat Suap

Para pengatur skor pertandingan bisa dihukum hingga empat tahun jika terbukti bersalah. Harian berbahasa Spanyol Marca menyebutkan jika kasus tersebut sampai ke pengadilan dan yang dituduh terbukti bersalah, mereka bakal terancam hukum penjara hingga empat tahun. DUGAAN pengaturan skor tidak hanya terjadi di Liga Indonesia dan Seri A. Kali ini kasus itu menghantam La Liga yang menjadi salah satu kompetisi terbaik di dunia bersama dengan Liga Primer. Mereka yang diduga terlihat ialah mantan pemain Real Zaragoza yang kini bermain untuk Manchester United Ander Herrera, Gabi (kini kapten Atletico Madrid), pelatih Zaragoza asal Meksiko Javier Aguirre (kini pelatih timnas Jepang), dan mantan Presiden Klub Zaragoza Agapito Iglesias. Kasus itu sudah digulirkan sejak akhir September 2014. Ketika itu, Herrera masih berstatus saksi. Dari catatan pengadilan yang didapat, jaksa Spanyol menyatakan para pemain dan staf telah menyerahkan uang ratusan ribu euro kepada pemain Levante agar Zaragoza bisa...

Spurs Langsung Fokus ke Kompetisi Lokal

TIDAK ada yang lebih mengecewakan bagi seorang pelatih selain melihat tim besutannya kalah. Apalagi jika kekalahan itu juga akibat faktor eksternal. Perasaan itulah yang kini dialami arsitek Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino seusai timnya dipaksa takluk 0-1 oleh Besiktas pada laga terakhir babak penyisihan Grup C Liga Europa di Ataturk Olympic Stadium, kemarin. Memang kekalahan itu tidak menghalangi langkah the Lilywhites untuk melangkah ke babak 32 besar lantaran tiket tersebut sudah mereka segel sejak jauh-jauh hari. Namun, ambisi mereka untuk menjadi juara grup pupus sudah. Spurs harus puas finis di posisi kedua dengan 11 poin, defisit 1 angka dari Besiktas.Itu artinya mereka harus siap menghadapi lawan tangguh di fase knock-out nanti. “Saya benar-benar kecewa (dengan kekalahan itu) karena kami tampil begitu dominan. Tapi inilah sepak bola.Anda harus mencetak gol ketika Anda punya peluang dan mendominasi,“ cetus Pochettino. “Sebab dalam laga 1 menit di babak kedua pun bisa mengu...