Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

Skuat Muda Tiga Singa dan Trauma Adu Penalti

Terlepas dari pro dan kontra soal keputusan Hodgson tersebut, para punggawa Inggris tampak antusias menatap Piala Dunia 2014. Sudah enam kali the Three Lions harus angkat koper dari ajang Piala Dunia dan Piala Eropa lantaran kalah adu penalti. ESKI memiliki kompetisi yang disebutsebut sebagai yang terbaik di dunia, kenyataaannya Inggris tidak pernah bisa berprestasi di turnamen besar. Satu-satunya prestasi terbaik mereka yakni menjadi juara Piala Dunia pada 1966 silam. Itu pun saat mereka menjadi tuan rumah. Di Piala Eropa, prestasi terbaik tim ‘Tiga Singa’ hanya menjadi semifi nalis, yakni pada 1996. Kegagalan demi kegagalan yang menyertai perjalanan timnas negeri Ratu Elizabeth di turnamen major itu pada akhirnya memunculkan berbagai argumen. Yang mencuat ialah mulai kompetisi yang dinilai terlalu padat sehingga para pemain keletihan dan rentan saban kali tampil di Piala Dunia, terlalu banyaknya pemain asing yang merumput di Liga Primer sehingga mengecilkan peluang pemain asli Inggris...

Keangkeran Kanjuruhan Pupus Oleh Semen Padang

Malang, Zamrudtv -- Keangkeran Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur, lenyap di tangan Semen Padang FC. Tim Kabau Sirah ini berhasil membekuk tuan rumah Arema Indonesia dengan skor 2-1, dalam laga di Kanjuruhan, Rabu malam(21/5). Kemenangan Semen Padang pada lawatan tandang ini, sekaligus membalas kekalahan saat menjadi tuan rumah pada putaran pertama. Saat menjamu Arema Indonesia di Stadion Haji Agus Salim Padang, Semen Padang kalah 0-1. Kemenangan Kabau Sirah ini tidak lepas dengan masuknya pemain asing anyarnya, Osas Marveolus Saha. Dua gol kemenangan Semen Padang diciptakan oleh Saha. Tampil di hadapan ribuan Aremania, Semen Padang tampil dengan tenang. .Dalam laga itu pelatih Semen Padang jafri Sastra mengandalkan serangan balik, dengan menempatkan striker yang memiliki kecepatan di lini depan seperti Osas Saha dan M. Nur Iskandar. Lini tengah yang dikomandoi oleh Yu dan Eka Ramdhani mampu mematikan permainan lini tengah Arema yang dikomandoi oleh Juan Revi dan Hendro Siswanto. Pad...

BINTANG - Motivator Pemain Muda

UNTUK ukuran pesepak bola, usia Giorgos Karagounis memang tidak muda lagi. Ia bahkan boleh dibilang sudah uzur. Betapa tidak? Tepat pada 6 Maret lalu ia sudah berusia 37 tahun. Namun, gelandang Fulham itu mampu membuktikan dirinya belum habis. Harus diakui, sosok Karagounis memang belum tergantikan. Ia masih sangat diperlukan Yunani untuk bisa bersaing di putaran fi nal Piala Dunia 2014 di Brasil pada Juni-Juli nanti. Apalagi, posisinya sebagai seorang gelandang. Boleh dibilang dialah roh permainan Piratiko (the Pirate Ship)--julukan timnas Yunani. Hal itu pun diakui arsitek Yunani Fernando Santos. Menurutnya, kemampuan dan pengalaman mantan pemain Inter Milan, Benfi ca, dan Panathinaikos itu masih menjadi motor penting tim Yunani. “Kami memang punya beberapa pemain tengah, tapi sosok Karagounis masih sangat dibutuhkan tim ini, baik itu pengalamannya maupun kemampuannya. Apalagi ia juga kapten tim,” tegas arsitek asal Portugal itu. Karagounis sendiri mengaku senang masih dipercaya menjad...

Persipura Jaga Tradisi Indonesia

Indonesia masih berpeluang memiliki dua wakil di delapan besar jika Arema juga lolos. Arema Indonesia harus bisa meminimalkan kesalahan mendasar di lini belakang yang selalu kebobolan dalam 5 dari 6 pertandingan di fase grup dan kemasukan sembilan gol saat menghadapi Kitchee. INDONESIA berhasil meneruskan tradisi dengan meloloskan wakil ke perempat final AFC Cup sejak 2011. Kemarin, Persipura Jayapura melenggang mulus setelah menggiling Yangon United 9-2 di Stadion Mandala, Jayapura, dalam partai tunggal 16 besar. Kini tim berjuluk ‘Mutiara Hitam’ itu tinggal menunggu lawan di delapan besar yang akan dimainkan pada 19 dan 26 Agustus mendatang. Pengundian itu akan dilakukan pada 28 Mei 2014 nanti di Markas Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) di Kuala Lumpur, Malaysia. Tiga tahun lalu, Persipura juga sukses melaju ke perempat fi nal turnamen terbesar kedua di Asia itu. Sayangnya, mereka gagal menjadi tim pertama Indonesia yang berlaga di semifi nal AFC Cup setelah ditumbangkan wakil Irak, Ar...

Setelah Dominika, Timnas U-23 Berharap Bisa Lawan Tim Eropa

Usai menahan imbang Republik Dominika, pelatih Timnas Indonesia U-23, Aji Santoso berharap tim besutannya bisa melakukan latih tanding melawan tim asal Eropa. Dalam laga ujicoba melawan tim senior Dominika, U-23 berhasil menahan imbang 1-1. Uji coba melawan Dominika merupakan persiapan Timnas U-23 sebelum tampil pada ajang Asian Games di Korea Selatan, bulan September mendatang. Sebelum berlaga di Asian Games, Aji meminta PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN) mencarikan lawan dari Eropa. "Saya ingin tim ini lebih baik lagi. Saya berharap Timnas U-23 melakukan uji coba melawan tim Eropa. Setidaknya ada tujuh hingga delapan uji coba lagi," ucap Aji. Sejauh ini, Timnas U-23 sudah melakukan pemusatan latihan ketiga dari lima tahap yang direncanakan. Meski demikian, Aji menjelaskan kalau dirinya masih akan mencari pemain lain demi memenuhi target PSSI di Asian Games. PSSI menargetkan Garuda Muda finis di posisi delapan besar pada ajang Asian Games. "Menurut saya, masih banyak se...

Timnas U-19 Diminta tidak Terpancing Emosi

Selama pertandingan, perge rakan Evan Dimas sebagai kreator alur permainan pun bisa diantisipasi. TIDAK banyak perubahan akan dilakukan pelatih timnas U-19 Indra Sjafri pada laga kedua uji coba melawan Myanmar di Stadion Utama Gelora Bung Karno malam ini. Hanya Paulo Sitanggang yang akan diturunkan sejak awal untuk menggantikan peran Zulfi andi. Indra sangat mungkin tidak dapat menurunkan bek Hansamu Yama yang mendapat kartu merah di laga pertama. Perannya akan digantikan Ryuji Utomo yang sering menggantikan peran Hansamu di beberapa laga sebelumnya. “Kita mendapat pengalaman lain yang berbeda dari uji coba sebelumnya. Yang paling penting anak-anak tidak lagi terpancing emosinya,” kata Indra. Pelatih asal Sumatra Barat itu juga membenarkan peran kapten Evan Dimas yang kurang maksimal akibat penjagaan ketat pemain Myanmar. Itu terbukti dengan banyaknya kesalahan Evan. Selama pertandingan, pergerakan pemain Persebaya Surabaya itu sebagai kreator alur permainan pun bisa diantisipasi. Itu s...

Indra Sjafri Panggil Kembali Mariando

Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri, bakal memanggil kembali Mariando Djonak Uropmabin. Mariando adalah pemain terbaik dalam kompetisi Hong Kong Jockey Club (HKJC), bulan Februari 2013 bersama timnas U-18. Selama Piala AFF bulan September 2013 dan kualifikasi Piala Asia U-19, bulan Oktober 2013, nama Mariando memang tidak muncul. Pasalnya, usai mengikuti HKJC, bocah asal Papua itu divonis mendapat penyakit Hepatitis B. Diapun dicoret Indra jelang Piala AFF 2013 itu. Namun, kabar terbaru disampaikan tim dokter. Dokter menyatakan ia sudah dalam kondisi baik. Peluang untuk kembali memperkuat Garuda Muda muncul. "Kalau menurut dokter, Mariando sudah tidak apa-apa maka peluang dia bergabung dengan tim sangat besar, " kata Indra kepada wartawan. Pada dua laga uji coba melawan timnas Myanmar U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/5/2014) dan Rabu (7/5/2014), Mariando pun terlihat menyaksikan pertandingan Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan. (tim/zamrudtv.com)

Peringkat FIFA Indonesia Turun Satu

Zurich, Zamrudtv -- Peringkat Indonesia di peta bola dunia kembali turun. Jika sebelumnya peringkat FIFA Indonesia 151, kali ini turun ke posisi 152 dengan nilai 135. Untuk Asia Tenggara, peringkat tertinggi diduduki Filipina di posisi 140. Menyusul Thailand (143), Malaysia (145) serta Singapura (147). Untuk rangking nomor satu dunia, masih dipegang Spanyol. Tim Matador belum tergoyahkan sejak awal tahun ini. Skuad asuhan pelatih Vicente Del Bosque itu mengemas 1.460 poin. Posisi mereka dibuntuti oleh Jerman dengan nilai 1.340. Tuan rumah Piala Dunia 2014, Brasil, naik dua peringkat ke nomor empat dengan mengoleksi 1.210 angka. Mereka mengungguli dua negara Amerika Latin lainnya, Kolombia dan Argentina. Sementara itu dua negara dengan kompetisi terketat di dunia, Italia dan Inggris, belum mampu memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen. Italia masih di posisi kesembilan sementara The Three Lion di nomor 11. (tim/zamrudtv.com)

Myanmar Bisa Menang 2-1 Lawan Timnas U-19 Karena Merobah Pola

Myanmar U-19 sukses mengalahkan timnas U-19 Garuda Jaya dengan skor 2-1, dalam laga ujicoba ke dua di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu malam(7/5). Myanmar bisa menang, karena menyimpan pemain utamanya di awal pertandingan. Pelatih Timnas Myanmar U-19, Gerd Friedrich Horst menyebutkan, kemenangan timnya karena adanya perubahan formasi. Di laga ujicoba pertama, Gerd memainkan pola 4-3-3 dan skor akhir imbang dengan timnas Garuda Jaya 1-1. Pada ujicoba ke dua, Gerd memainkan pola 4-4-1-1. "Saya mengubah lima pemain dari pertandingan sebelumnya. Saya juga mengubah formasi menjadi 4-4-1-1," ucap pelatih berkebangsaan Jerman tersebut usai pertandingan. Dia juga menjelaskan kalau Myanmar sudah bisa membaca taktik yang diterapkan pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri. Hal itu membuat Gerd Horst memperketat lini pertahanan. "Kami sudah bisa membaca taktik mereka. Jadi kami memperketat lini pertahanan. Bagi kami yang penting menang dengan hasil terbaik," ujarnya. T...

Indra Sjafri Dapat Pelajaran Berharga Dari Myanmar

Jakarta, Zamrudtv -- Hasil imbang 1-1 antara Timnas Indonesia U-19 melawan Myanmar U-19 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/4) malam, menjadi pelajaran berharga bagi pelatih Indra Sjafri. Pasalnya, dalam laga uji coba itu, anak-anak Garuda Jaya dibuat mati gaya. Indra Sjafri sendiri mengakui hasil melawan Myanmar itu sebagai pengalaman lain dari 19 kali ujicoba yang telah dilakoni Garuda Jaya. Seperti diketahui Timnas U-19 lebih dulu unggul oleh gol Muchlis Hadi Ning di menit ke-4 setelah itu Myanmar tercipta atas nama Aung Thu di menit ke-8. “Kita mendapat pengalaman lain yang berbeda dari ujicoba sebelumnya. Ini pengalaman bagus untuk kita, kita akui lawan memancing emosi kami. Serta anak-anak terpancing, dan akhirnya konsentrasi hilang serta main stagnan tak berkembang,” kata Indra Sjafri. Pelatih asal Padang ini mengaku selesai laga ini akan melakukan evaluasi. Menurut Indra, apa yang ia inginkan tak tercapai maksimal. “Kemana¬pun Evan Dimas berlari, ditempel s...

Australia Waspadai Timnas U-19

Keberhasilan Timnas U-19 Indonesia yang berhasil menjadi juara kualifikasi grup Piala Asia dan Piala Asean U-19, menjadikan Indonesia sebagai tim yang diwaspadai. Seteru Indonesia di grup B nanti, Australia termasuk yang mewaspadai anak asuh Indra Sjafri itu. Walau dalam undian penentuan pool kemarin, Indonesia bukanlah termasuk negara yang diunggulkan, namun Australia menilai Indonesia termasuk lawan berat. Pasalnya, Indonesia berhasil mengalahkan juara piala Asia U-19 sebelumnya Korea Selatan. Pelatih Australia Paul Okon, seperti dikutip dari situs footballaustralia.com.au. menyebutkan, persaingan di grup B yang dihuni Uzbekistan, Uni Emirat Arab, Indonesia dan Australia sangat ketat. 'Ini bukan hasil yang mudah,' kata Okon. Okon mengatakan Uzbekistan berhasil meraih tiket Piala Dunia U-20 setelah menembus posisi empat besar kejuaraan Piala Asia U-19 2012. Dia menilai Uzbekistan akan menjadi lawan berat bagi Australia. Uni Emirat Arab juga tampil bagus ketika menjadi tuan rum...

Milan Kalah, Balotelli Marah

UNTUK ke-12 kalinya musim ini, AC Milan harus menelan kekalahan. Kali ini, runnerup Seri A AS Roma-lah yang menghadirkan mimpi buruk bagi Rossoneri di Stadion Olimpico dengan skor akhir 0-2 yang kemudian membuat striker Mario Balotelli marah. Mantan ujung tombak Manchester City itu tampil buruk dengan sama sekali tidak menciptakan peluang. Pelatih Milan Clarence Seedorf pun memutuskan untuk menariknya keluar dan menggantinya dengan Giampaolo Pazzini ketika laga memasuki menit ke-70. Di ruang ganti, rupanya Balo mendengar perbincang an Zvonimir Boban, Giancarlo Marocchi, dan Christian Pa nucci di televisi. Ketiganya r menyatakan bomber tim nasional Italia itu bukan striker i kelas satu sehingga layak un tuk ditarik di babak kedua. “Awalnya saya tidak mel ngerti kenapa saya diganti, i tapi orang-orang di studio . mengatakan saya bukan pemain kelas satu. Jadi, saya pikir mungkin itu sebabnya,“ sindir Balotelli di sesi konfe rensi pers. i Balotelli menilai kekalahan merupakan ha; yang waja...

Liverpool dan Chelsea Perang Urat Saraf

Meski kini kedua tim terpaut delapan tangga, Manchester City tidak bisa meremehkan Crystal Palace yang kini menggenggam predikat sebagai tim kedua setelah Liverpool yang konsisten di jalur kemenangan. PERANG urat saraf an tara Liverpool dan Chelsea memuncak sehari jelang pertemuan di Anfield hari ini. Keduanya sama-sama enggan terbuka soal pemain yang bakal diturunkan dalam starting line-up, termasuk mengenai kondisi kebugaran terakhir para punggawa mereka. Tidak seperti biasanya, pelatih Liverpool Brendan Rodgers enggan memberi tahu perkembangan Daniel Sturridge. Top skorer kedua Liga Primer itu absen akhir pekan lalu saat the Reds menang 3-2 atas Norwich City karena cedera hamstring. Dokter tim sempat menyatakan eks striker Chelsea itu mungkin bisa kembali merumput ketika menjamu mantan klubnya tersebut. Namun kemarin, Rodgers menyatakan kebugaran salah satu dari tiga ujung tombaknya itu masih dalam pantauan. “Kami masih menanti perkembangannya dalam 24 jam ke depan, yang jelas dia ...